KENDARI, TELISIK.ID - Kementerian Kesehatan mencatat per 14 Januari 2022 sebanyak 572 orang di sejumlah daerah di Indonesia terpapar COVID-19 varian omicron.
Penularan omicron di Indonesia terjadi dengan cepat. Sebab varian yang pertama ditemukan di Afrika Selatan itu sudah menulari 572 orang hanya dalam kurun waktu satu bulan atau sejak omicron terdeteksi di Indonesia pada 15 Desember 2021.
Kondisi tersebut menuntut seluruh daerah di Indonesia untuk melakukan langkah-langkah pencegahan.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan, informasi yang didapatkan dari Kemenkes bahwa untuk mencegah omicron adalah dengan memperkuat penerapan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19.
Prokes COVID-19 yang dimaksud yakni rajin menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.
