KENDARI, TELISIK.ID - Kehadiran pandemi membawa dampak bagi ekonomi Indonesia secara menyeluruh, tidak terkecuali bisnis bimbingan belajar Primagama Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra).

Prasetyo Nugroho, Kepala Cabang Primagama Sulawesi Tenggara (Sultra), di awal pandemi lalu, berinovasi dengan membuka bimbingan online.

"Primagama sebenarnya tidak ke situ arahnya, karena memang Primagama itu bukan bimbingan online tapi bimbingan tatap muka. Cuma kita buka dua-duanya jadi kita siapkan sebuah studio terus jalan juga tapi tidak lama, karena ternyata permintaan konsumen domainnya itu lebih kepada mereka minta supaya pertemuannya tatap muka," ungkap Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) telah memprediksi bahwa pandemi akan berdampak pada bisnis bimbingan dunia belajar serta penurunan omzet bisa mencapai 75 persen.

"Memang iya kita rasakan itu. Cuma kemarin kita antisipasi dengan kita tetap buka program bimbingan online, walaupun itu bukan domain kami," ujar Prasetyo.