Baca Juga: Tembak Mati Tiga Terduga OPM Berbuntut Kericuhan, Warga Sipil jadi Korban Separatis di Puncak Jaya

Setelah mengeksekusi pilot, OPM membawa jenazah Glen Malcolm Conning ke helikopter dan membakar jenazah bersamaan dengan helikopter tersebut. Glen Malcolm Conning, yang lahir pada 23 Februari 1974 berkebangsaan Selandia Baru, adalah pilot helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service yang beralamat di Timika.

Untuk penumpang lainnya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari lapangan, mereka dalam keadaan selamat. Penumpang terdiri dari warga setempat yang beruntung tidak menjadi korban dalam insiden tragis ini.

TNI-Polri beserta jajaran Polres Mimika telah melakukan upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap anggota OPM yang terlibat dalam aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut. Faizal menegaskan bahwa pihaknya akan terus berusaha menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah Papua.

Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat Satgas Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno, menyebut bahwa informasi mengenai pembebasan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, oleh OPM hanyalah propaganda belaka. Menurutnya, kejadian yang menimpa Glen Malcolm Conning menunjukkan bahwa OPM tidak benar-benar berniat membebaskan pilot Susi Air tersebut, bersumber dari Tempo.