Bayu juga mengungkapkan bahwa saat ini TNI dan Polri tengah mengejar kelompok kriminal bersenjata yang menyandera dan membunuh Glen Malcolm Conning. Ia menegaskan bahwa kelompok ini adalah pelaku kejahatan yang harus bertanggung jawab atas tindakan brutal mereka.

Bayu juga menambahkan bahwa tindakan OPM yang menghalangi pesawat dan aktivitas lainnya masuk ke wilayah konflik bersenjata adalah untuk menghindari pasokan logistik dan pasukan militer Indonesia.

Baca Juga: Tak Ingin Anak Papua Belajar, Isi Sekolah Dibakar dan Diobrak-abrik KKB

Menanggapi insiden ini, juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menuduh Glen Malcolm Conning sebagai mata-mata. Sebby mengklaim bahwa pilot asal Selandia Baru tersebut berusaha memantau pertahanan TPNPB di Mimika.

Ia juga menegaskan bahwa wilayah Distrik Alama adalah daerah konflik bersenjata dan kelompoknya melarang masuknya pesawat serta aktivitas pembangunan lainnya untuk mencegah militer Indonesia memasok logistik dan pasukan ke wilayah tersebut.