"Dua opsi ini tetap akan kita gunakan. Artinya membuktikan bahwa di kompetisi nanti, Abdul Rahman akan tetap hadir sebagai kandidat calon wali kota, bukan wakil," kata Hidayatullah.

Mantan Ketua KPU Sulawesi Tenggara ini mengatakan, opsi jalur independen disiapkan dengan membekali para tim yang tersebar di semua kecamatan. Kemudian relawan dibekali terkait bagaimana mencari dukungan pemilih.

"Meski belum memasuki tahapan pilkada, tapi mulai sekarang kita jalan mencari dukungan. Ini juga agar tidak terjadi masalah administrasi saat verifikasi KPU nantinya," jelasnya.

Lanjut Hidayatullah, untuk lolos melalui jalur independen, pihaknya menargetkan sekitar 46.000 ribu KTP yang akan dikonsolidasikan oleh 1000 relawan Abdul Rahman.

"Relawan ini bukan satu-satunya tim Abdul Rahman, ini hanya salah satu dari banyaknya tim yang sudah dibentuk," bebernya.