Lebih lanjut, ia menyatakan, data diterbitkan oleh BPS, namun sumber data yang masuk berasal dari dua kategori. Pertama, data primer (data yang dihasilkan oleh BPS sendiri) dan kedua data yang berasal dari tiap-tiap OPD terkait atau dalam hal ini bertindak sebagai produsen data.
Ia juga membeberkan bahwa kedepannya Buton Selatan dalam angka. Kedepannya BPS bukan lagi pihak yang mengumpulkan data daerah dalam angka.
"BPS hanya mengambil data dari Kominfo dan langsung diverifikasi oleh BPS," bebernya pada Telisik.id.
Olehnya itu, KomInfo bertindak sebagai pihak yang disebut wali data, yang mana sudah ada pergeseran.
"Yang dulunya mencari data harus ke BPS sekarang sudah berpindah ke Kominfo dan itu bisa disebarkan melalui portal yang ada pada Kominfo," imbuhnya.
