Kemudian atas dasar itu peneliti sejarah Prof. Dr. Susanto Zuhdi mengusulkan Sultan Himayatuddin sebagai pahlawan nasional yang berjasa melawan penjajah.
Bahkan di puncak gunung Siontapina di sana masih terdapat beberapa benteng pertahanan peninggalan jejak Oputa Yi Koo, dari sisi Timur bernama Wantalao dengan kedalaman tebing sekitar 1 km (tegak lurus 1800), di tempat ini kita melihat langsung laut Banda yang merupakan jalur pelayaran nasional dan internasional, Kepulauan Wakatobi, Pasarwajo, Teluk Kamaru.
Sedangkan sisi utara terdapat benteng Alam yang bernama Lakodo, ditempat tersebut akan melihat teluk Lawele, Hamparan hutan Lambelu, sungai Kalata yang bermuara di Wakantolalo Perbatasan Kecamatan Wolowa dengan Kecamatan Siontapina.
Sedangkan di sisi Barat terdapat benteng alam yang disebut Wamainondo, ditempat tersebut juga akan melihat langsung ke arah Sorawolio dan sekitarnya. Selain itu, di puncak Siontapina kita akan menyaksikan beberapa situs, seperti Lawana Wasuamba, Uwe Pangalasa, Quba Oputa Yikoo, Batu Banawa, Permandian Waode Kulisusu serta beberapa meriam dan situs lainnya.
Selanjutnya Muhammad Risman berharap agar Pemuda Buton harus mewarisi semangat Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi, atau Oputa Yi Koo agar semangat yang terus berkobar dari komitmen sang pahlawan tersebut dapat diwujudkan dalam setiap momentum generasi Muda Buton (eks-Kesultanan).
