BEIJING, TELISIK.ID - Angka kelahiran China anjlok ke rekor terendah. Fenomena ini terjadi karena banyak hal.
Salah satunya seperti angkatan kerja yang menua dengan cepat, ekonomi yang melambat, hingga pertumbuhan populasi terlemah dalam beberapa dasawarsa.
Dilansir dari Channel News Asia (CNA), data Buku Tahunan Statistik 2021 yang dirilis minggu lalu mencatat ada 8,52 kelahiran per 1.000 orang tahun 2020, jadi angka terendah sejak data buku tahunan dimulai pada 1978.
Ini adalah penurunan yang nyata dari 10,41 tahun sebelumnya, dan angka terendah sejak Komunis Tiongkok didirikan pada tahun 1949, menurut Biro Statistik Nasional.
Pelonggaran "kebijakan satu anak", salah satu peraturan keluarga berencana paling ketat di dunia, juga tidak bisa menaikkan angka kelahiran secara signifikan.
