Nanu Shaova, 127

Selanjutnya adalah wanita tertua di Rusia. Di paspornya, tanggal lahirnya tertulis sebagai "00-00-1890" karena pada abad ke-19 tidak ada akta kelahiran, dan ketika mengajukan paspornya, tidak ada yang bisa mengingat tanggal pastinya.

Presiden Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada penduduk asli Kabardino-Balkaria tersebut pada ulang tahunnya yang ke-125, dan pada Maret 2018 ia adalah orang Rusia tertua yang memilih dalam pemilu.

"Setiap orang harus secara sadar dan bertanggung jawab berpartisipasi dalam pemilu ini dan jangan berpikir bahwa suara mereka tidak berarti apa-apa," katanya sebelum memberikan suara.

Nanu memiliki lima anak, 14 cucu, dan 21 cicit. ia tinggal di desa Zaikovo sepanjang hidupnya dan bekerja di pertanian kolektif setempat. Suami pertamanya meninggal saat perang, dan ia mengubur suami keduanya pada 1982.