BEIJING, TELISIK.ID - Bos Tencent dan orang terkaya China Ma Huateng jadi korban berikutnya atas artikel pemerintah China, belum lama ini.
Orang terkaya negara itu harus kehilangan kekayaan senilai US$3,2 miliar atau Rp 46 Triliun dalam satu malam saja.
Hal ini bermula dari editorial sebuah outlet berita dari unit resmi Kantor Berita Xinhua milik pemerintah China.
Dimana, artikel itu mengkritik keras soal kecanduan bermain game yang dialami oleh anak-anak, bahkan menyamakannya dengan opium spiritual dan obat elektronik.
Meski artikel akhirnya dihapus dari situs web, namun tetap tersedia dalam versi cetak.
