Saham Tencent ditutup 6% lebih rendah pada hari Selasa di Hong Kong, setelah sebelumnya merosot sebanyak 11% saat artikel pertama kali diterbitkan.
Selain Ma Huateng, pendiri Tencent lain, Zhang Zhidong juga kehilangan kekayaan US$1,1 miliar (Rp 15,7 triliun). Juru Bicara Tencent tidak berkomentar soal masalah tersebut, dikutip Forbes, Rabu (4/8/2021).
Selain Tencent, raksasa game lain NetEase juga kena imbas artikel itu. Sahamnya di Hongkong anjlok hampir 16% sebelum memangkas kerugian menjadi ditutup sekitar 8% lebih rendah.
Pendiri NetEase, William Lei Ding juga bernasib sama seperti Ma Huateng. Dia kehilangan kekayaannya sebesar US$2,3 miliar (Rp 33 triliun). Pihak NetEase tidak menanggapi permintaan berkomentar atas kejadian ini.
Menurut kepala peneliti DZT Research, Ke Yan aksi jual itu merefleksikan para investor yang khawatir atas aksi pemerintah China pada para perusahaan game tersebut.
