"Iya, sudah selesai dilakukan pemeriksaan. Poin pemeriksaan ini seputaran kasus kematian Bripka Arfan Saragih. Apakah mengetahui kejanggalan atau mengetahui keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal dunia," kata Fridolin Siahaan.
Kemudian, pengacara mengaku keduanya terakhir melihat Bripka Arfan Saragih tepatnya 7 Januari 2023. Akan tetapi, kedua orang tuanya yakin jika anaknya itu tewas dengan tidak wajar.
"Karena, mereka yakin anaknya dalam kondisi sehat dan tidak mungkin melakukan bunuh diri. Itu saja tadi seputaran orang tuanya," ungkapnya.
Terpisah, ibu almarhum Bripka Arfan Saragih ketika dikonfirmasi mengaku, sosok korban adalah anak yang baik dan selalu membantu keluarga yang sedang kesulitan.
"Bukan itu saja, orang lain dan teman-temannya juga dibantunya," ungkap sang ibu.
