KENDARI, TELISIK.ID - Kesedihan mendalam dirasakan pasangan orang tua Purwo Setiono dan istrinya setelah putra kedua mereka, Alfiansyah Nurrohim (16), siswa SMAN 12 Kendari menjadi korban pengeroyokan antar pelajar.

Hingga Senin (18/8/2025), Alfiansyah masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bahteramas usai menjalani operasi. Purwo Setiono menceritakan awal kabar yang mengejutkan itu mereka terima pada Minggu sore.

“Kami baru mengetahuinya kemarin (Minggu) sekitar jam 14.30 Wita, mendapat telepon dari Rumah Sakit Bhayangkara,” ucap Purwo Setiono, di depan kamar operasi anaknya.

Menurut Purwo, keseharian Alfiansyah dikenal pendiam dan tidak banyak tingkah. Ia menegaskan, anaknya jarang keluar rumah kecuali untuk keperluan sekolah. Ia juga menduga anaknya telah menjadi korban penyerangan yang salah sasaran.

“Hari-harinya pendiam, nggak banyak tingkah. Kalau pulang dari sekolah langsung pulang ke rumah, habis itu bantu menjual di pasar panjang (Sari Laut). Nggak pernah keluar juga, kalau keluar paling ada tugas sekolah. Nggak pernah keluyuran,” jelasnya.