Dilansir detik.com Apa yang dilakukan Raphael mendapat penolakan besar dari umat Muslim.

Hanadi Halawani, aktivis perempuan Muslim Palestina, adalah guru Al-Qur'an di tempat ibadah ini.

Bagi Hanadia, tindakan kelompok Yahudi yang memasuki al-Aqsa adalah upaya teror yang diwarnai kepentingan politik.

Baca Juga: Negara Ini Punya Toilet Transparan Super Canggih

"Jelas, bahwa masuknya pemukim (Israel) yang menyamar di al-Aqsa menyembunyikan agresi dan meneror umat Islam yang berdoa di masjid. Jelas ini politis," katanya.