Lebih lanjut, Agus Salim menyampaikan, edukasi gizi bagi remaja menjadi pondasi utama bagi remaja dalam memahami pemahaman terkait gizi dan Kesehatan dalam penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, terlebih dengan slogan Triad KRR yakni Zero dari pernikahan diusia Anak, Nafza, dan tidak melakukan seks bebas.
"Usia dini merupakan periode emas (golden age) Sekaligus masa kritis yang keberhasilannya sangat menentukan kualitas anak pada masa dewasanya, kebutuhan tumbuh kembang anak yang mencakup stimulasi gizi dan kesehatan,” ujarnya.
Kartu Kembang Anak (KKA) berisikan petunjuk-petunjuk sederhana bagi orangtua atau pengasuh dalam menuntun anak untuk memaksimalkan potensi perkembangan anak dengan memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan usianya.
KKA juga bisa menjadi alat deteksi dini adanya penyimpangan atau gangguan perkembangan anak yang meliputi tujuh aspek perkembangan yakni motorik Kasar, motorik halus, komunikasi pasif, komunikasi aktif, kecerdasan, tingkah laku sosial dan menolong diri sendiri.
Dalam Sambutan Asisten lll Pemkab Muna, L.M. Asmadi Teno menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara atas terselenggaranya Kegiatan Orientasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bidang Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Muna, Sabtu (4/5/2024).
