Baca Juga: Seorang Pria di Kendari Dikeroyok Sekelompok Pemuda hingga Tersungkur Tak Berdaya

Kekecewaan mahasiswa semakin memuncak setelah beredar informasi mengenai dugaan pemotongan anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang dilakukan oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Dana yang seharusnya diperuntukkan penuh bagi kebutuhan mahasiswa penerima bantuan tersebut diduga tidak sampai sepenuhnya kepada mahasiswa.

“Pemotongan anggaran KIP Kuliah ini jelas bentuk pengkhianatan terhadap mahasiswa. Bantuan itu hak penuh bagi mahasiswa penerima, bukan untuk dijadikan kepentingan birokrasi,” ungkap Ruslan.

Di samping itu, Ketua BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Muhammad Rizal, lebih menyoroti ketidaktransparanan dalam penggunaan anggaran di beberapa kegiatan fakultas.

Mereka mempertanyakan pengelolaan dana untuk pembuatan baju PDH (pakaian dinas harian), baju olahraga, serta anggaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dinilai tidak jelas peruntukannya.