Baca Juga: Sejumlah Titik Rawan Kota Kendari jadi Sasaran Patroli Skala Besar di Malam Minggu
"Padahal, dana tersebut bersumber dari mahasiswa dan semestinya digunakan secara maksimal untuk menunjang kebutuhan mereka," ucapnya.
Situasi ini memicu gelombang solidaritas mahasiswa lintas fakultas. Mereka bersepakat memperjuangkan hak melalui jalur aspirasi terbuka, termasuk rencana mengajukan tuntutan resmi kepada pimpinan universitas agar segera mengevaluasi kebijakan birokrasi yang dianggap merugikan.
Setelah beberapa jam, mahasiswa pun direspon Rektor UM Kendari, Prof Muhammad Nurdin yang memberi ruang untuk menyampaikan aspirasi di ruang rektor bersama pimpinan kampus dan pimpinan lembaga kemahasiswaan, sementara massa aksi yang lain masih menunggu di luar.. (B)
Penulis: Gusti Kahar
