“Mahasiswa oseanografi tidak hanya dituntut memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga perlu melihat bagaimana sektor industri maritim berkembang dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan kelautan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dr. Saenuddin. Ia menyebut hubungan antara ilmu oseanografi dan industri galangan kapal di wilayah pesisir memiliki keterkaitan yang erat, terutama dalam mendukung pengembangan kawasan maritim.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Arsa Mega Pratama Shipyard, Takdir Syarifuddin, ST, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan industri penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari hubungan kelembagaan yang lebih luas dan berkelanjutan,” kata Takdir Syarifuddin.

Baca Juga: UHO Tembus Pemeringkatan Asia versi Times Higher Education 2026