Walaupun tidak pernah bertemu secara langsung, hubungan mereka berlangsung layaknya pasangan kekasih pada umumnya, penuh dengan kemesraan dan sesekali diwarnai pertengkaran kecil.

Hubungan ini kemudian mencapai titik puncak di mana mereka melakukan video call tanpa busana, yang kemudian dimanfaatkan Badai untuk merekam tanpa sepengetahuan Bunga.

Pada tanggal 28 April 2024, kehidupan Bunga berubah drastis. Ia menerima kabar dari rekannya bahwa video tanpa busana dirinya tersebar melalui akun Facebook dan status WhatsApp Badai.

Bunga yang terkejut segera menghubungi Badai dan memintanya untuk menghapus video tersebut. Namun, permintaan itu tidak digubris. Badai mengancam akan menyebarkan video lebih luas jika Bunga tidak mengikuti keinginannya.

Ancaman tersebut membuat Bunga dan keluarganya memutuskan melapor ke Polres Bangka pada November 2024.