KENDARI, TELISIK.ID - Padatnya kendaraan yang mengantre di sejumlah SPBU di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pasca kenaikan harga BBM rupanya bukan diakibatkan oleh kelangkaan BBM dari Pertamina.

Namun hal tersebut diakibatkan oleh migrasi pemakaian sejumlah kendaraan ke BBM jenis Pertalite yang awalnya menggunakan Pertamax. Efeknya, terjadi penumpukan kendaraan yang mengantre di jalur Pertalite.

Hal itu seperti diungkapkan, Humas Pertamina, Taufik, jika sebelum kenaikan harga BBM, kendaraan pemakai Pertamax berada di atas 50 persen namun setelah naiknya harga, maka pemakai Pertamax tersisa di bawah 10 persen.

Baca Juga: Oknum RT di Kendari Diduga Bakar Hutan Lindung Nanga-Nanga

"Ditambah lagi sudah tidak ada BBM subsidi Premium, akhirnya terjadi perpindahan pemakaian dari Pertamax ke Pertalite," beber Taufik via WhatsApp, Senin (9/1/2023).