Baca Juga: Camat Minta Lurah Ikut dan Kerahkan Warga di Jalan Santai PKS

"Itu bentuk penghargaan masyarakat Wakatobi. Sebelum orang yang dihormati membuka Liwo, tidak boleh ada yang menyentuhnya," lanjutnya.

Sementara Ketua Panitia, Muh. Rusdin mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan bertujuan menyatukan kekuatan budaya dari semua suku yang ada di Kota Kendari.

Baca Juga: DLH Sulawesi Tenggara Usulkan 7 Sekolah Calon Peraih Adiwiyata Mandiri dan Nasional 2022

"Kami memperkenalkan dan mensosialisasikan budaya Wakatobi ke masyarakat Kota Kendari," tuturnya.