Seorang pekerja survei untuk iklan “out door” (luar ruang) di Ibu Kota sebuah provinsi ujung selatan Pulau Jawa, mengaku juga ditakut-takuti oleh sejumlah laki-laki. Ia yang tengah meninjau titik-titik untuk penempatan iklan luar ruang, dihampiri sejumlah laki-laki. Sambil mengaku “penguasa” lokasi tersebut, oleh laki-laki seram itu ia dimintai sejumlah uang yang disebut sebagai “uang keamanan”. Besarnya cukup memberatkan, padahal kantornya tak mengalokasikan biaya tersebut.
Ternyata hal-hal serupa itu sudah sejak lama terjadi. Misalnya, yang dialami sopir-sopir truck yang sering melintas di jalan lintas utama Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan (Sumsel).
Terungkap November 2023 dari Pengadilan Negeri (PN) Muaraenim yang mengadili dua pemalak. Dalam aksi malam hari, kedua terdakwa dengan paksa minta uang kepada sopir-sopir truk di dua lokasi yang berbeda.
Naas, saat beraksi di atas jam 22.00 WIB mereka tertangkap tangan oleh pihak Polres Muaraenim. Polisi memang sengaja melakukan pengintaian setelah menerima keluhan dari sejumlah sopir truck.
Seperti terungkap di PN Muaraenim, pertama terjadi di Desa Padukaraksa, Kecamatan Tanjungagung. Kedua, di Desa Lambur, Kecamatan Panangenim. Oleh PN, kedua terdakwa, Sgt (32) dan DS (27) yang diadili secara terpisah, divonis oleh PN satu bulan dan 1,5 bulan (detik.com, 10/10/23, 12:04).
