Slovakia menjadi negara terakhir yang sebelumnya menentang keputusan ini. Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, meminta jaminan dari Komisi Eropa terkait harga energi yang tinggi serta keseimbangan antara tujuan iklim dan kepentingan industri berat.
Setelah permintaan itu dipertimbangkan, negara tersebut akhirnya menyetujui dokumen sanksi.
Larangan impor LNG dari Rusia akan diterapkan secara bertahap. Kontrak jangka pendek akan dihentikan setelah enam bulan, sementara kontrak jangka panjang akan berakhir pada 1 Januari 2027.
Kebijakan ini berlaku satu tahun lebih cepat dari peta jalan awal Komisi Eropa untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil Rusia.
Selain larangan LNG, sanksi baru juga menambahkan pembatasan perjalanan bagi diplomat Rusia serta memasukkan 117 kapal tambahan dari armada bayangan Rusia, sebagian besar berupa kapal tanker, sehingga total kapal yang dikenai sanksi mencapai 558 unit.
