BOMBANA, TELISIK.ID - Akibat pandemi COVID-19, tak sedikit pelaku usaha gulung tikar dan menutup gerai usaha sehingga pengangguran terus bertambah dimana-mana.
Beda halnya di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana. Pulau yang dikenal dengan pola hidup masyarakat agraris atau bertani itu, petani gula aren justru mendapat berkah di tengah pandemi. Mereka berhasil mengembangkan produk gula semut dengan bahan dasar gula asli Kabaena.
Potensi Kabaena sebagai pulau penghasil gula aren, tidak disia-siakan oleh Siswanto, pelaku UMKM asal Desa Ulungkura. Dia mengemas gula yang biasa dipadatkan dengan cetakan tempung kelapa menjadi lebih ekonomis dan bernilai pasar dan diberi label "ARENKA" gula semut Khas Kabaena.
Kepada Telisik.id Suswanto mengatakan, produksi gula semut ARENKA baru mulai diproduksi pada Agustus 2021 lalu.
"Kami mulai produksi dari bulan Agustus lalu. Kami melihat gula aren khas Kabaena sangat berpotensi untuk dikembangkan agar memiliki nilai jual apalagi kita sudah dikenal dengan penghasil gula aren murni," ucap Suswanto.
