"Dan tentu saja kita berharap anak-anak kita dapat meraih prestasi menuju MTQ tingkat nasional. Untuk sampai ke level itu semua elemen masyarakat harus bekerjasama dan saling mendukung. Dan tidak kalah pentingnya dukungan orang tua untuk melibatkan putra putri mereka dalam kegiatan-kegiatan semacam ini," jelasnya.
MTQ kali ini diikuti 208 peserta, digelar selama empat hari, 15 sampai 18 Februari dengan lima cabang lomba antara lain tilawah tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa sebayak 55 peserta.
Hafalan 1 juz, 5, 10, 20, dan 30 juz, sebanyak 91 peserta. Tafsir Qur'an golongan bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris dengan jumlah peserta 16 orang. Lomba Tartil 30 peserta, serta lomba hifsil hadis kategori 100 hadis berikut sanadnya, kategori 500 hadis tanpa sanad yang diikuti 16 peserta.
Kegiatan MTQ kali ini diselenggarakan secara sederhana dan dipusatkan di tiga titik, yakni Masjid Agung Bahrurrasyad Wal Ittihad, Masjid Nurul Hilal Pasar Lama dan Masjid Al-Ihlas Kemenag. (Adv) (B)
Reporter: Muh. Risal
