KENDARI, TELISIK.ID - Kasus positif COVID-19 di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengalami peningkatan.
Situasi tersebut mengindikasikan datangnya gelombang kedua pandemi COVID-19.
Namun di tengah situasi pandemi yang kembali mulai mencekam, timbul kekhawatiran para tenaga kesehatan atau nakes di Kota Kendari yang mengani pasien COVID-19 akan mogok kerja.
Pasalnya sudah 10 bulan insentif mereka belum dibayarkan.
Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Sukirman menyayangkan pihak Kemenkes tidak memberikan titik terang untuk insentif nakes kerena mulai September 2020 hingga Juni 2021 belum ada pembayaran.
