Menurutnya, menjaga kestabilan pangan terbukti tak mempengaruhi ekonomi secara keseluruhan, sebab kemandirian ekonomi Konawe kuat.l meski belakangan ini masih dalam masa pandemi COVID-19.
"Alhamdulillah tren pertumbuhan ekonomi kita saat ini di atas 5 persen. Sementara daerah lain mengalami penurunan, ada yang 1 persen bahkan di bawah 1 persen," pungkasnya.
Ia melanjutkan, ketersediaan pangan di Konawe cukup melimpah seperti beras dengan hasil petani setiap panen yang selalu surplus, bahkan mampu mengirimkan beras ke luar daerah, seperti Kepulauan Buton dan Kabupaten Muna.
Bahkan program pemberian beras di tengah COVID-19 dari pemerintah pusat tahun 2020 lalu itu terakomodir dari beras asli hasil petani Konawe.
Tak hanya beras, kebutuhan lain seperti ikan, daging ayam dan sapi hasil peternakan warga Konawe itu sangat mencukupi kebutuhan pangan untuk se-Jazirah Konawe.
