Selain komitmen investasi, Prabowo dan Pangeran MBS juga menegaskan komitmen untuk memperluas kemitraan perdagangan. Arab Saudi menjadi mitra dagang utama Indonesia di Teluk, dengan nilai perdagangan mencapai US$31,5 miliar dalam lima tahun terakhir.

Kedua negara juga menyatakan dukungan terhadap kelanjutan negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yang sebelumnya digelar pada September 2024 dan Februari 2025.

Baca Juga: Tarif Listrik Juli-September 2025, Ini Daftar Lengkap Subsidi dan Nonsubsidi

Pada sektor energi, kerja sama diperluas pada aspek pasokan minyak mentah, pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, teknologi hidrogen, serta penerapan ekonomi karbon sirkular.

Tak hanya sektor ekonomi dan energi, Prabowo dan MBS juga menyatakan pandangan senada dalam menyikapi isu Palestina dan dinamika kawasan. Keduanya mendukung solusi damai dan berkelanjutan atas konflik yang tengah berlangsung.