"Kasus ini masih diselidiki dan dikembangkan," katanya.
Saat dilakukan penggerebekan, pemiliknya berinisial BSS telah melarikan diri.
"Saat ini sedang dilakukan pencarian. Adapun pangkalan yang digerebek ini, terdaftar atas nama Nopandi. Dalam kesempatan ini, kami meminta kepada masyarakat untuk bisa ikut mengawasi pendistribusian gas elpiji ukuran 3 Kg, karena peruntukannya adalah untu orang miskin," terangnya.
Informasi yang dihimpun, Puskop Kartika A Kodam Bukit Barisan adalah keagenan milik Kodam I Bukit Barisan.
Akan tetapi, untuk lokasi yang digerebek oleh pihak kepolisian itu merupakan ilegal dan bukan keagenan dari Kodam I Bukit Barisan.
