Politisi PDIP itu tak menyangka bila peternakan itu selama ini menjadi sumber PAD yang tersembunyi dan masih kurang sentuhan dari Pemkab. Buktinya saja, akses jalan menuju lokasi peternakan yang medannya sangat sulit dilalui. Belum lagi, tahun ini, Pemkab tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan ayam petelurnya. Padahal, masih ada satu kandang yang kosong. Karena itu, untuk APBD 2021, dewan akan fokus untuk peningkatan jalan dan pengadaan 2.700 ekor ayam petur.

"Rekomendasi Pansus nantinya meminta bupati untuk menggenjot fasilitas pada lokasi yang menjadi sumber PAD," ujarnya.  

Kini, ayam petelur yang ada di satu kandang itu sebanyak 2.700 ekor.  Untuk satu kandangnya lagi, membutuhkan anggaran sebesar Rp 350 juta.

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali