Ia menyusuri jalanan kota, menyapa setiap orang dengan senyuman hangat. Teriakannya yang khas menggema di setiap sudut kota.
Baca Juga: Kisah Ibu Halias, Berjualan Pisang Sambil Menemani Anak Belajar di Pinggir Jalan Kendari
Keringat bercucuran di wajah Basri, membasahi bajunya yang lusuh. Tak jarang, ia harus melewati jalanan yang terjal dan berbatu.
Tapi, semangatnya tak pernah padam. Ia terus melangkah, mengantarkan bakpao kepada setiap penyukanya.
Baginya, bakpao bukan hanya sekadar makanan. Di balik setiap bakpao, terkandung doa dan harapannya untuk masa depan yang lebih baik.
