Jumlah tersebutlah yang kemudian dikalkulasikan melalui hitungan tertentu sehingga menghasilkan data yang menunjukkan penghematan lebih dari 4 juta metrik ton karbon dioksida.
"Elon Musk menjadi orang terkaya di planet pada awal tahun ini berkat lonjakan harga saham perusahaan," tulis Bloomberg, seperti dikutip dari Kontan.co.id, Sabtu (10/7/2021).
"Gigafactory 1 miliknya masuk sebagai pabrik baterai dengan volume tertinggi di dunia."
Namun, tahukah Anda, jika sebenarnya di masa mendatang, keberhasilan Elon Musk menjadi miliarder dunia akan sangat tergantung pada Indonesia.
Tanpa sebuah cadangan alam dan produk dari Indonesia, bisa dipastikan Elon Musk akan kesulitan mempertahankan posisinya kini.
