PURWOREJO, TELISIK.ID - Ketegagan di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, hingga kini masih menjadi perbincangan hangat.
Hal itu ditengarai karena pengukuran hutan terkait rencana penambangan 'harta karun' berupa batu andesit untuk proyek Bendungan Bener.
Dilansir dari Cnbcindonesia.com, karena alasan lingkungan, penambangan batu andesit itu ditolak oleh sejumlah warga Desa Wadas. Kemudian apakah Desa Wadas benar-benar memiliki cadangan batuan andesite yang masuk ke dalam pertambangan galian tipe C dan D?
Dalam penjelasan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengatakan bahwa andesit adalah suatu jenis batuan vulkanik ekstrusif berkomposisi menengah, dengan tekstur afanitik hingga porfiritik.
Batuan andesit sangat berguna untuk bangunan-bangunan megalitik dan bersejarah. Adapun batuan andesit umumnya ditemukan pada lingkungan subduksi tektonik di wilayah perbatasan lautan seperti di pantai barat Amerika Selatan (AS) atau daerah-daerah dengan aktivitas vulkanik yang tinggi seperti Indonesia.
