Selain itu, dilakukan penanaman perdana bibit jagung dan kegiatan serentak lainnya, termasuk pelepasan burung dan penanaman pohon buah.
Program ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan yang telah dimulai sejak tahun 2019, dengan harapan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Maruli Simanjuntak, program serupa telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Kendari. Program ini mengoptimalkan lahan seluas 25 hektar dengan berbagai kegiatan pertanian dan peternakan.
Kerja sama lintas sektor, antara TNI-Polri, pemerintah daerah, Kadin, dan Bank Indonesia menjadi kunci keberhasilan program ini. Hal tersebut menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan.
Maruli Simanjuntak juga mengajak masyarakat untuk mengembangkan empat sektor unggulan perekonomian, yaitu pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat perekonomian lokal di Sulawesi Tenggara.
