Selain itu, Papua Nugini juga menghadapi masalah korupsi, nepotisme, dan penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah dan elit politik, yang membuat rakyat semakin menderita.
Baca Juga: Deretan Kekerasan Perang Tentara Israel pada Warga Palestina, Curi Jenazah hingga Rampok Rumah Warga
Sementara itu pada 2018 silam, Ben Zand dari BBC secara khusus melakukan perjalanan ke Port Moresby, ibu kota sekaligus kota terbesar di Papua Nugini.
Hasilnya, dia menemukan bahwa Port Moresby disebut sebagai kota paling berbahaya di dunia untuk seorang wanita. Tercatat hampir 70% wanita dirudapaksa atau diserang selama hidup mereka. Bahkan ada wanita yang mengaku ditinju dan telinganya patah.
“Berapa kali dia merudapaksamu?,” tanya Ben Zand kepada korban dilansir dari Serambinews.com.
