FRIESLAND, TELISIK.ID - Otoritas di Jerman Utara mengimbau ribuan orang untuk kembali melakukan vaksinasi.
Pasalnya hasil investigasi menunjukkan, seorang oknum perawat mengganti vaksin COVID-19 dengan larutan saline atau larutan garam.
Dilansir dari Reuters, perawat tersebut diduga menyuntikkan larutan garam ke lengan mereka, bukan dosis asli di pusat vaksinasi. Ini terjadi di Friesland, distrik pedesaan dekat pantai Laut Utara, pada awal musim semi lalu, sekitar Maret-April.
"Saya benar-benar terkejut dengan hal ini," kata Sven Ambrosy, seorang anggota dewan lokal, di Facebook dikutip dari Cnbcindonesia.com, Kamis (12/8/2021).
Otoritas setempat mengatakan, sebanyak 8.600 warga yang mungkin terdampak. Meski larutan saline tidak berbahaya, sebagian besar warga yang divaksinasi pada periode tersebut umumnya adalah lansia yang seharusnya mendapat perlindungan dari vaksin COVID-19.
