Penyelidik polisi Peter Beer, berbicara pada konferensi pers, mengatakan bahwa berdasarkan pernyataan saksi ada "kecurigaan yang masuk akal tentang bahaya".
Hingga kini tidak jelas motif perawat melakukan hal tersebut, tetapi dia diketahui telah mengungkapkan pandangan skeptis tentang vaksin di posting media sosial pribadi.
Baca Juga: Suplai Kebutuhan Warga Isoman, Berkah Buat Pedagang Buah
Baca Juga: Mutasi COVID-19 Baru Bernama Varian B1621, Sudah Ada Kasus Meninggal
Tidak jelas apakah pelaku telah ditangkap atau didakwa dalam kasus tersebut. Siaran radio NDR mengatakan ia telah diserahkan ke unit khusus yang menyelidiki kejahatan bermotif politik.
