Luka yang dialami pemuda tersebut cukup serius pada bagian kaki kiri.
Cerita awal berdasarkan keterangan saksi mata yang diperoleh dari korban, bahwa kejadian bermula ketika pemuda tersebut datang ke kios yang buka 24 jam untuk membeli miras dan sejumlah makanan.
“Korban mabuk, mereka duduk minum di tempat lain lalu datang beli bir dengan kacang, tapi penjaganya ini lupa isi kacang jadi dia datang lagi, terus mereka bertengkar," ujar saksi mata yang akhirnya sempat mendekati korban dan ternyata mengenali korban.
"Mungkin penjaga ini tidak percaya dia atau bagaimana, tiba-tiba kami dengar teriakan perampok empat kali jadi kami langsung lari keluar, pas kami keluar dia sudah diparangi,” sambungnya.
Menurut keterangan saksi mata, korban dikenal pendiam dan merupakan eks Frater.
