“Kami intens melakukan pemantauan selama tahapan Pilkada dalam pandemi ini. Dan kami lebih fokus pada pemantauan penerapan protokol kesehatan sampai nanti pada tahap pencoblosan,” tambahnya.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kekhawatiran banyak orang. Dimana, kekhawatirannya adalah jangan sampai momentum Pilkada yang dihelat pada 9 Desember 2020 nanti menjadi klaster baru penyebaran COVID-19. (B)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali