Kepala Seksi Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Masrun menjelaskan, awalnya kawasan Teluk Kendari memang dimanfaatkan sebagai aktivitas wisata. Hanya saja, volume pengunjung berbanding terbalik dengan ketersediaan lahan parkir.
"Kami sebetulnya berharap juga agar median jalan itu bisa digunakan sebagai lahan parkir, tetapi bentuknya 30 derajat," kata Masrun saat ditemui Telisik.id di kantornya, Rabu (12/10/2022).
Perhitungan di awal, lanjut Masrun, lahan parkir itu memenuhi. Tetapi membludaknya pengunjung akhirnya lahan parkir tidak lagi memenuhi.
"Sudah ada pembahasan mengenai hal ini, dan memang akan diarahkan untuk lahan parkir baru," terang Masrun.
Sementara itu, salah seorang pengunjung di Kendari Beach, Jefri (20) berpendapat, karena lahan parkir yang begitu sempit, pengunjung jadi tidak punya pilihan.
