KENDARI, TELISIK.ID - Momentum bahagia pelaksanaan wisuda Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode Januari–April 2025 sedikit tercoreng dengan maraknya praktik parkir liar di dalam lingkungan kampus.

Sejumlah pengunjung yang datang untuk menghadiri prosesi wisuda mengeluhkan adanya pungutan biaya parkir yang dinilai tidak wajar dan tidak memiliki tanda bukti resmi.

Praktik ini disebut telah menjadi fenomena yang berulang dalam setiap gelaran wisuda UHO, terutama di kawasan sekitar Auditorium Mokodompit dan akses jalan utama kampus.

Salah satu pengunjung, Maya (45), orang tua wisudawan asal Konawe, mengaku diminta membayar Rp 10.000 untuk parkir mobil di tepi jalan masuk kampus. Ia tidak menerima karcis atau tanda terima resmi dari petugas parkir.

"Saya kira tadi ada karcis resmi dari kampus, tapi ternyata tidak. Orangnya pakai rompi tapi tidak jelas dari mana. Mau tidak mau kita bayar karena sudah diarahkan parkir di situ,” ujar Maya, Rabu (7/5/2025).