KENDARI, TELISIK.ID - Bazar dan dialog bertema Eksistensi Perempuan dalam Pusaran Politik dan Demokrasi, digelar di salah satu warkop yang ada di Kota Kendari, Sabtu (10/12/2022) malam.

Tema ini diangkat karena melihat fenomena partisipasi dan keterwakilan perempuan dalam ruang publik dan politik masih terlalu minim untuk mengisi ruang parlemen dan pemerintahan.

Sehingga perlu ada upaya serius untuk terus mendorong kualitas dan kapasitas semangat perempuan dalam memperjuangkan hak-hak politik sebagai representasi dalam mengakomodir program-program yang bersentuhan langsung dengan perempuan.

Salah satu narasumber, Feby Rahmayana mengatakan, masih banyak tantangan yang dihadapi kaum perempuan ketika ikut berpartisipasi dan terlibat dalam dunia politik,

“Keterwakilan perempuan di parlemen belum bisa merepresentasi seluruh kalangan perempuan akibat masih kentalnya oligarki, dinasti dan cengkraman birokrat pemerintah yang lebih mementingkan partai dan kelompok," tukasnya.