Baca Juga: Ingin Bakar Al-Qur'an yang Disimpan di Tong Sampah, Politisi Belanda Ini Kena Tendangan Kungfu
Melansir Intisari.grid.id, Daniel Ortega lahir dari keluarga kelas pekerja pada tahun 1945. Sejak remaja, dia sudah bergabung dengan gerakan perlawanan Front Pembebasan Nasional Sandinista (FSLN) yang menentang rezim diktator Anastasio Somoza. Ortega menjadi salah satu pemimpin gerilya yang berhasil menggulingkan Somoza pada tahun 1979.
Ortega kemudian dipilih sebagai presiden pertama Nikaragua pasca-revolusi pada tahun 1984. Namun, masa jabatannya tidak berlangsung lama. Pada tahun 1990, dia kalah dalam pemilihan presiden dari kandidat oposisi Violeta Chamorro.
Ortega juga gagal dalam dua pemilihan berikutnya pada tahun 1995 dan 2001. Ortega tidak menyerah begitu saja. Dia mulai melakukan perubahan, termasuk menjauhi akar komunisnya dan mendekati gereja Katolik.
Dia juga mengubah konstitusi untuk menghapus batas masa jabatan presiden. Pada tahun 2006, dia berhasil terpilih kembali sebagai presiden Nikaragua.
