Selain itu, tambah dia, kesemrawutan Pasar Andonohu juga disebabkan kelebihan kapasitas pedagang, karena idealnya Pasar Andonohu hanya bisa menampung sekira 190 pedagang, namun saat ini lebih dari 200 pedagang berjualan di pasar itu.
Baca Juga: Kasus COVID-19 di Kendari Nihil Lagi
"Biasanya sore mereka (pedagang sebelah kiri) maju karena pedagang disebelah (kanan) dibiarkan. Itu juga sebenarnya karena over kapasitas dan saya selaku PD Pasar sudah pernah melaporkan pada pemkot dan menembuskan suratnya pada DPRD agar dibuat pasar yang baru," tambah Asnar.
Sebelumnya, rombongan tiga Komisi yakni Komisi I, Komisi II dan Komisi III sidak ke Pasar Andonohu untuk mengecek terkait laporan masyarakat. (B)
Reporter: Sumarlin
