“Harapanku semoga diadakan lagi di pedesaan yang ramai atau di Baruga. Di sana dekat dengan Konda dan Ranomeeto juga,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Farhat (23), karyawan asal Unaaha yang menjalankan usaha fashion. Ia mengaku telah menekuni usaha tersebut selama sekitar 10 tahun.
Farhat menilai pasar malam dapat menjadi kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama pedagang dengan skala usaha menengah ke bawah, untuk memperoleh penghasilan.
“Kalau untuk UMKM sebenarnya bagus, apalagi yang menengah ke bawah. Mereka bisa dapat penghasilan di sini,” ujar Farhat.
Ia juga berharap kegiatan tersebut kembali diselenggarakan di Baruga agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
