Perusahaan merancang pasar tersebut lebih modern, higienis, tertata, dan ramah lingkungan.

Investasi yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp200 miliar itu ditargetkan rampung dalam tiga tahun.

Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menegaskan proyek tersebut bukan sekadar pembangunan fisik.

“Bukan hanya menghadirkan secara fisik sebuah pasar tetapi kehidupan ekonomi yang betul-betul berdaya. Oleh karena itu desainnya bukan hanya pasar tetapi juga fasilitas pengolahan sampah. Ini cita-cita kami bersama Pak Bupati Kolaka,” ujarnya saat peresmian.

Peletakan batu pertama revitalisasi Pasar Sentral Mekongga. Foto: Ist.