Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa harga bahan pokok cenderung naik mendekati H-5 Lebaran. Oleh karena itu, Pemkot Baubau hadir dengan solusi melalui pasar murah ini.
Untuk memastikan ketersediaan stok, Pemkot Baubau telah menyiapkan sekitar 30 ton beras dan 10-15 ton telur. Anggaran dari program ini berkisar Rp 350 juta dan akan diperluas ke beberapa kecamatan setelah pelaksanaan di tingkat kota.
Pemkot Baubau juga mengantisipasi ketidakseimbangan harga di masyarakat, termasuk memastikan penggunaan timbangan yang sesuai.
Salah seorang warga Baubua, Mina, menyambut baik diadakannya pasar murah. Dia mengaku program ini sementara cukup meringankan beban ekonomi masyarakat.
"Syaratnya hanya membawa KTP dan saya baru saja membeli telur dengan harga Rp 45 ribu per krat dan minyak goreng Rp 18 ribu per liter. Biasanya harga telur di pasar mencapai hampir Rp 70 ribu per krat, tapi di sini jauh lebih murah," katanya. (A)
