"Ketika pasar murah diselenggarakan masyarakat berbondong-bondong untuk berbelanja di pasar murah, sehingga pedagang sembako di pasar tradisional saat itu jualannya tidak laris," ungkapnya, Rabu (29/11/2023).

Untuk itu, Kepala BPS Muna, Leman Jaya menyarankan untuk melakukan metode subsidi ke pedagang agar dapat tercapai dua fase sekaligus. Pertama, pedagang mendapat keuntungan karena ada selisih harga dari subsidi tersebut.

Kedua, masyarakat mendapatkan harga yang murah, jadi cara yang lebih efektif dilakukan oleh pemda, yaitu mensubsidi harga ke pedagang.

"Masyarakat juga bisa mendapat harga yang lebih murah dan berkelanjutan, dan yang bisa nikmati bukan hanya warga lokal di area pasar murah tetapi lebih luas lagi," urainya.

Leman katakan, metode seperti itu juga mampu menuntaskan dua hal, yaitu harga murah di tingkat konsumen yang berpengaruh terhadap daya beli, kemudian dari sisi pedagang yang tetap mendapat untung dengan disubsidi selisih harga untuk pemerintah.