Sementara itu, saat ditanya soal puluhan los penjualan yang hingga saat ini masih kosong, Azis Fair menjelaskan bahwa puluhan los tersebut awalnya disiapkan untuk para pedagang eks pasar lama yang digusur dengan alasan pembukaan taman.
"Sebenarnya los-los itu awalnya disiapkan untuk pedagang eks pasar lama," katanya.
Baca Juga: Selain Batauga, Dana Hibah Masjid Pemda Busel di Sampolawa Juga Tak Sampai
Selain karena tempat yang kurang diminati, pasar terlihat semrawut akibat tahapan pembangunan pasar yang tidak menyesuaikan jumlah pedagang.
"Pertama kurang diminati. Kedua, dulu itu pasar hanya dibangun begitu saja tidak sesuai jumlah pedagang akhirnya terlihat semrawut. Tapi nanti akan ditertibkan," pungkasnya.
