Aziz mengkhawatirkan jika tidak segera diperbaiki pasar akan rusak total dan menjadi bangunan yang tidak berguna.
“Atap pasar ini bocor, jadi kalau hujan air masuk dan menyebabkan banjir. Dagangan kami jadi terkena air, kami terpaksa mengangkat barang-barang kami supaya tidak rusak,” keluhnya.
Pantauan telisik.id, Pasar Sentral Kota Kendari terdiri dari tiga lantai, namun sebagian besar ruangan sudah tidak terpakai lagi.
Fasilitas yang ada rusak parah, dengan lantai dua dan tiga kini kosong dan tak terawat. Beberapa bagian gedung tampak tidak terurus, seperti adanya rerumputan yang tumbuh di atas atap dan tumpukan sampah yang berserakan di sekitar area pasar.
Meski demikian, pasar ini masih menjadi tempat berjualan bagi sejumlah pedagang yang bertahan di sana. Mereka tetap beraktivitas di lantai satu kendati kondisi sekitar pasar dan fasilitasnya sangat memprihatinkan. (A)
